Doa Ketenangan Hati

3 min read

Doa Ketenangan Hati

Dalam kehidupan di dunia ini, kita sebagai manusia tentunya menghadapi berbagai macam permasalahan hidup. Bahkan ketika tidak memiliki masalah yang jelas pun, kita sering juga merasa resah tanpa sebab.

Kenapa demikian? Kemungkinan sumber masalahnya ada banyak faktor, seperti masalah kesehatan namun bisa juga karena bawaan hati atau psikologi kita.

Untuk itu guna menenangkan hati, dalam Islam kita dianjurkan untuk melafadzkan doa-doa penenang hati. Berikut pembahasannya.

Doa Penenang Hati

Apa itu doa penenang hati? Seperti namanya tentu doa penenang hati merupakan doa-doa khusus yang dipanjatkan dengan harapan mendapatkan kedamaian pada hati kita.

Doa ini memiliki keutamaan untuk kita agar dapat menjernihkan pikiran dan menyapu kegelisahan yang melanda dengan atau tanpa sebab.

Tentunya doa ini dipanjatkan dengan keyakinan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bukan bergantung pada doa itu sendiri.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mengabulkan keinginan dari hamba yang memanjatkan doa kepadanya. Sesuai dengan Quran Surah Al Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

Kemudian disebutkan dalam sebuah hadits tentang besarnya pengaruh doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Yaitu:

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.” (HR. Tirmidzi)

Bagi seorang hamba yang memohon kepada Allah, haruslah diiringi dengan harapan dan keyakinan bahwasannya doa itu akan didengar dan dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi)

Bacaan doa penenang hati

Salah satu doa penenang hati terdapat pada Quran dalam surat Al Baqarah ayat 250, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَمَّا بَرَزُوْا لِجَالُوْتَ وَجُنُوْدِهٖ قَالُوْا رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ۗ

wa lammaa barozuu lijaaluuta wa junuudihii qaaluu rabbanaa afrigh ‘alainaa shabraw wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin

Dan ketika mereka maju melawan Jalut dan tentaranya, mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, limpahkan lah kesabaran kepada kami, kukuhkan lah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”(QS Al-Baqarah 250)

Untuk mengatasi keresahan hati Rasulullah juga telah mengajarkan umatnya untuk memanjatkan doa pelipur lara kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bacaannya adalah sebagai berikut:

Bacaan Doa Penenang Hati Tulisan Arab

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ العَظِيمُ الحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ

Bacaan Doa Penenang Hati Latin

“Laa ilaaha illallaahul ‘azhiimul haliim, Laa ilaaha illallaahu robbul ‘arsyil ‘azhiim, Laa ilaaha illallaahu robbus samaawaati wa robbul ardhi, wa robbul ‘arsyil kariim”

Arti Bacaan Doa Penenang Hati

“Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Besar lagi Maha Penyantun. Tidak ada Tuhan sealain Allah, Rabb ‘Arsy yang agung. Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhan langit, Tuhan bumi, dan Tuhan ‘Arsy yang mulia.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Penenang Hati Anjuran Rasulullah

Selain itu Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam telah mengajarkan dzikir-dzikir dan doa lainnya yang dianjurkan untuk dibaca dan dihayati bagi umat Muslim yang mengharapkan atau ingin diberi ketenangan hati. Antara lain :

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tatkala dilanda musibah Beliau mengucapkan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ ; لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ; لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

Tiada ilah (tuhan) yang berhak diibadahi kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun; Tiada ilah (tuhan) yang berhak diibadahi kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala  Pemilik dan Penguasa Arsy’ yang agung; Tiada ilah (tuhan) yang berhak diibadahi kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala Pemilik dan Penguasa langit, bumi dan Arsy yang mulia.(HR Bukhari&Muslim)

Dari Asma’ binti Umais

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:

أَللَّهُ أَللَّهُ رَبِّي لَا أُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا

Allah, Allah adalah Rabbku. Aaku tidak menyekutukan-Nya dengan apapun.”(HR. Abu Daud)

Dari Abu Bakrah

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:

اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو، فَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah , semata-mata hanya rahmat-Mu yang aku harapkan, maka jangan kau biarkan aku mengurus diriku sendiri walau sekejap mata sekalipun, dan perbaikilah segala urusanku, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.”(HR. Abu Daud)

Dari Sa’d bin Abi Waqqash

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنْ الظَّالِمِينَ

(Tiada ilah yang berhak diibadahi dengan haq kecuali engkau, sungguh aku adalah hamba yang zhalim), sesungguhnya tidaklah seorang muslim membacanya untuk suatu keperluan melainkan Allah Subhanahu wa Ta’ala  akan mengabulkannya”.(HR. Tirmidzi)

Baca juga : Doa Kebaikan Dunia Akhirat

Amalan yang dapat dilakukan agar hati tenang

Adapun amalan-amalan yang dapat membuat hati tenang antara lain:

  • Memperbanyak Membaca Quran

Dengan memperbanyak membaca Al Quran akan membasahi hati kita yang kering. Quran menjadi penjembatan antara Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hambaNya.

  • Perbanyak Dzikir & Istighfar

Berdasarkan Qur’an surat Ar-ra’d ayat 28. Dzikir merupakan kunci dari ketenangan hati, kesejukan jiwa dan penghilang rasa sedih. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka tenang dengan mengingat Allah, ketahuilah dengan mengingat Allâh hati menjadi tenang”(QS. Ar-Ra’d 28)

  • Perbanyak Bersyukur

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman: 13)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan segala sesusatu yang kita butuhkan untuk dapat hidup di muka bumi.

Meskipun terkadang kita tidak menyadari bahwa apa yang sebenarnya kita butuhkan seluruhnya telah Allah Cukupkan.

Maka perbanyaklah bersyukur agar dunia dan hati terasa lapang dan niscaya kita tidak akan merasa kekurangan.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18)

  • Shalat Malam

Dengan mengerjakan salat malam terutama pada sepertiga penghujung malam, akan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan mendapatkan kedamaian.

  • Sabar & Berkhusnudzon

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah SWT) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah: 153)

“Dan janganlah kamu berputus-asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus-asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang kafir.” (QS. Yusuf: 87)

  • Mengutamakan Akhirat

“Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al Fajr: 17)

“Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau hidup selamanya. Beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau mati besok.”

  • Membantu Sesama

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

Demikianlah pembahasan mengenai doa ketenangan hati. Semoga dapat diamalkan dan bermanfaat bagi kita semua. Allahu a’lam bish shawab.

Doa Pembuka Rezeki

Neny S.
5 min read

Doa Ketika Sakit

Neny S.
5 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *