Doa Mendatangkan Rezeki Tak Terduga

3 min read

Gambar Doa Mendatangkan Rezeki Tak Terduga

Di dalam kehidupan sebagai umat manusia kita mengharapkan yang terbaik, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk keluarga tercinta kita.

Meskipun kita menjalani hidup dengan apa adanya, namun tak bisa dipungkiri bahwa kita juga mengharapkan rezeki berlimpah datang kepada kita.

Tentunya kita memohon hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai sang Maha pemberi rezeki. Yang mana telah banyak rezeki yang diberikan kepada kita hingga saat ini.

Sehingga saking banyaknya rezeki tersebut membuat kita tak bisa menghitungnya bahkan terkadang tidak menyadarinya.

Terdapat beberapa ikhtiar untuk mendapatkan rezeki berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Berikut pembahasannya.

Baca juga : Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan

Doa Mendatangkan Rezeki

1. Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.

Dari Thoriq bin Asyyam radhiyallahu ‘anhu ia berkata:

كَانَ الرَّجُلُ إِذَا أسْلَمَ عَلَّمَهُ النَّبيُّ – صلى الله عليه وسلم – الصَّلاَةَ ثُمَّ أمَرَهُ أنْ يَدْعُوَ بِهؤلاَءِ الكَلِمَاتِ : (( اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي )) .

“Jika seseorang baru masuk Islam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan pada beliau shalat, lalu beliau memerintahkannya untuk membaca do’a berikut: “Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.” (HR. Muslim)

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي

“Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”

2. Allahumak finii bi halaalika ‘an haroomika wa aghninii bi fadhlika ‘amman siwaak

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.”

3. Allahumma aktsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

“Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.”

4. Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik)”.

Do’a ini memiliki keutamaan yang sama seperti do’a pada duduk antara dua sujud dalam shalat.

5. Robbighfirlii warahmnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii

Dalam hadits Ibnu ‘Abbas disebutkan do’a duduk antara dua sujud yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu:

رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي.

Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku.” (HR. Ahmad)

Baca juga : Doa Pembuka Rezeki

Amalan Untuk Mendatangkan Rezeki

Surah Al-Ikhlas

Ada beberapa bacaan dan ayat Al-quran yang dianjurkan oleh Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam dalam berdoa. Diantaranya adalah membaca istighfar sebelum berdoa, setelah itu dilanjutkan dengan membaca surat al-ikhlas, setelah itu barulah kita memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan asmaul husna.

“Hanya milik Allah asmaulhusna, maka berdoalah kepada-Nya dengan menyebut asmaaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan”. [QS. Al A’raaf : 180].

Amalan yang kita kerjakan dengan harapan memperlancar rezeki tentunya haruslah karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dan harus berdasar pada dalil yang sahih. Karena jika tidak ada dalil yang sahih, maka amalan tersebut bukan merupakan perintah dari Allah.

Hal ini tentunya menjadi sia-sia jika dikerjakan dan pada akhirnya menjadi amalan tertolak. Sebagaimana hadist Rasulullah yang berbunyi:

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim).

Maka dari itu penting untuk mencari tahu keabsahan sebuah amalan, apakah terdapat dalil yang mendukungnya atau tidak. Lalu apakah dalil tersebut shahih ataukah dhaif.

Perbanyak Istighfar

Terdapat sebuah hadist dari Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam, yang menerangkan jika kita memperbanyak istighfar niscaya Allah akan memberikan rezeki yang tak disangka-sangka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ ,جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas).

Selain dari mencukupkan rezeki, istighfar juga memiliki keutamaan dalam menggugurkan dosa-dosa yang telah kita lakukan semasa hidup hingga hari ini.

Adapun untuk jumlah pembacaan istighfar adalah tidak ada batasan, kita dapat membacanya sebanyak dan sesering mungkin. Asalkan kita yakin dan diniatkan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Penghalang Doa

Sebagai manusia yang pada hakikatnya menggantungkan hidup kepada kehendak Allah, kita hanya bisa berdoa dan berharap doa kita diijabah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Namun kadangkala kita merasa doa yang telah kita panjatkan dengan sungguh-sungguh tidak kunjung dikabulkan. Meskipun kita telah berusaha dan beristighfar.

Ternyata memang ada hal-hal yang menjadi penyebab doa tidak dikabulkan atau menghalangi doa. Antara lain:

  • Tidak yakin

Jika kita berdoa namun kita ragu Allah akan mengabulkan do’a kita, maka doa kita tidak akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Karena syarat dikabulkannya doa adalah meyakini bahwa Allah akan mendengar dan mengabulkan.

  • Tergesa-gesa

Tergesa-gesa dalam memanjatkan doa menunjukkan ketidak sungguhan, sehingga tidak akan diijabah doanya. Doa yang baik haruslah dipanjatkan dengan khidmat.

  • Tidak bersungguh-sungguh

Seperti yang disebutkan diatas, berdoa kepada Allah adalah dengan niatan mengharap ridhoNya. Tidak bersungguh-sungguh hanya akan membuat suatu doa tidak diijabah.

  • Meminta hal buruk

Memohon akan terjadi hal yang buruk tentunya merupakan hal yang buruk pula, dan doa tersebut tidak akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

  • Tertutupi dosa-dosa

Dosa-dosa yang dilakukan akan menghalangi terkabulkannya doa. Ibarat gelas yang dituang air namun diberi penghalang maka airnya tidak akan masuk ke dalam gelas.

  • Memakan harta haram

Penghalang yang paling besar dalam hal pengabulan doa adalah memakan harta ataupun barang haram, sering kali sesuatu yang haram masuk ke tubuh kita tanpa kita sadari akan menjadi penghalang dikabulkannya doa kita.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh. Sehingga rambutnya menjadi kusut dan berdebu. Lalu lelaki tersebut mengangkatkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a, ‘Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.’ Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari hasil yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan mengabulkan do’a nya” (HR. Muslim).

Maka dari itu dapat kita simpulkan bahwa tidak terkabulnya doa adalah dikarenakan dari perbuatan-perbuatan yang kita lakukan sendiri. Untuk itu perbanyak bertaubat dan hindari segala sesuatu yang haram bagi diri kita.

Demikianlah penjelasan tentang Doa Mendatangkan Rezeki. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish shawab.

Doa Pembuka Rezeki

Neny S.
5 min read

Doa Ketika Sakit

Neny S.
5 min read

Doa Ketenangan Hati

Neny S.
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *