Doa Menyembelih Hewan Qurban

4 min read

Doa Menyembelih Hewan Qurban

Saat hari raya Idul Adha atau yang dikenal dengan hari raya haji tiba, umat muslim mulai menyibukkan diri dengan aktivitas penyembelihan qurban.

Dalam sejarahnya, menyembelih hewan qurban merupakan ajaran dari Nabi Ibrahim Alaihis Salam dan anaknya yaitu Nabi Ismail Alaihis Salam sebagai bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Lantas apakah sebenarnya qurban itu? Selengkapnya simak artikel berikut ini.

Defenisi Qurban

Secara bahasa qurban berasal dari kata dalam bahasa Arab yaitu “Qariba” yang artinya dekat atau mendekatkan. Karena Qurban dilakukan dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Dalam perihal qurban, ada istilah yang disebut dengan tadlhiyyah yang artinya berqurban.

Tidak seperti aqiqah yang hanya terbatas pada jenis kambing atau domba saja, hewan ternak yang diperbolehkan untuk qurban lebih banyak pilihannya, antara lain domba, kambing, sapi atau unta.

Seperti yang disebutkan pada pembukaan diatas, qurban merupakan ritual ibadah yang dilaksanakan oleh umat Islam pada Hari Raya Idul Adha untuk memperingati peristiwa qurban.

Dimana Nabi Ibrahim bersedia untuk mengorbankan putranya untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Karena pengorbanan Nabi Ibrahim, ketika waktu penyembelihan tiba Allah kemudian menggantikan Ismail anaknya dengan seekor domba.

Baca Juga : Keutamaan Puasa

Waktu Penyembelihan

Awal waktu untuk menyembelih qurban adalah lansung setelah pelaksanaan salat Id tanpa menunggu selesainya khutbah.

Apabila pelaksanaan salat Id tidak dilaksanakan pada suatu tempat atau daerah, maka waktunya boleh dengan memperkirakan saja, sesuai dengan perkiraan waktu shalat Id.

Jika pelaksanaan penyembelihan qurban dilakukan sebelum waktunya maka tidak sah hukumnya dan wajib diganti.

Hadits Al-Bara` bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَلَّى صَلاَتَنَا وَنَسَكَ نُسُكَنَا فَقَدْ أَصَابَ النُّسُكَ وَمَنْ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيُعِدْ مَكَانَهَا أُخْرَى

“Barangsiapa yang salat seperti salat kami dan menyembelih hewan kurban seperti kami, maka telah benar kurbannya. Dan barangsiapa yang menyembelih sebelum salat maka hendaklah dia menggantinya dengan yang lain.” (HR. Bukhari & Muslim)

Pada hadits lainnya terdapat kisah tentang Abu Burdah radhiyallahu ‘anhu yang menyembelih qurbannya sebelum salat Id dilaksanakan.

Mengetahui itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

شَاتُكَ شَاةُ لَحْمٍ

“Kambingmu adalah kambing untuk diambil dagingnya saja.”

Selanjutnya dalam lafadz lain disebutkan:

وَمَنْ نَحَرَ فَإِنَّمَا هُوَ لَحْمٌ يُقَدِّمُهُ لِأَهْلِهِ لَيْسَ مِنَ النُّسُكِ شَيْءٌ

“Barangsiapa yang menyembelih sebelum salat, maka itu hanyalah daging yang dia persembahkan untuk keluarganya, bukan termasuk hewan kurban sedikitpun.” (HR. Bukhari)

Akhir waktu adalah hari keempat Idul Adha, yaitu 3 hari setelah hari dilaksanakannya salat Id. Dikarenakan penyembelihan qurban bisa dilakukan dalam 4 hari ini. Mulai dari hari Idul adha hingga 3 hari setelahnya.

Akhir waktu penyembelihannya ditandai dengan tenggelamnya matahari pada hari keempat yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.

Alasan yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim adalah sebagai berikut:

1. Hari-hari tersebut adalah hariMina

2. Hari-hari tersebut adalah hari tasyriq

3. Hari-hari tersebut adalah hari melempar jumrah

4. Hari-hari tersebut adalah hari yang diharamkan puasa padanya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَيَّامُ التَّشْرِيْقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلهِ تَعَالَى

“Hari-hari tasyriq adalah hari-hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

 

Doa Menyembelih Hewan Qurban Arab

Pada saat hendak menyembelih hewan kurban, kita dianjurkan untuk berdoa. Adapun doa yang dibaca adalah :

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Doa Menyembelih Hewan Qurban Latin

Allaahumma haadzihii minka wa ilaika, fataqabbal minnii yaa kariim

 

Arti Doa Menyembelih Hewan Qurban

“Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Baca Juga : Doa Puasa Idul Adha

Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban

Adapun tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan kurban adalah membaca basmalah kemudian menghadapkan hewan qurban ke kiblat.

Setelah itu dianjurkan membaca salawat kepada Rasulullah dan bertakbir tiga kali. Setelah siap akan menyembelih dengan memegang pisau yang tajam, barulah kita membaca doa yang telah disebutkan diatas.

Selanjutnya untuk lebih jelasnya lagi, dibawah ini telah telah kami urutkan bacaan doanya.

Urutan Bacaan Menyembelih Qurban

1. Membaca basmalah

بِسْمِ اللهِ

Artinya, “Dengan nama Allah”

atau

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Membaca salawat untuk Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allaahumma shalli alaa Muhammad, wa alaa aali Muhammad.

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad dan keluarganya.”

3. Membaca takbir tiga kali dan tahmid sekali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

4. Membaca doa menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allaahumma haadzihii minka wa ilaika, fataqabbal minnii yaa kariim

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Baca Juga : Keutamaan Puasa Idul Adha

Tata Cara Penyembelihan Hewan Qurban

Penyembelihan hewan qurban ternyata tidak sembarangan, ada tata caranya yang bisa kita pelajari sendiri. Adapun tata cara penyembelihannya secara lengkap adalah sebagai berikut :

1. Hadapkan hewan ke kiblat

Pertama-tama hewan qurban dirobohkan ke arah kiri dengan posisi wajah menghadap kiblat

2. Membaca bacaan doa

Kemudian membaca basmalah dan rangkaian bacaan yang disebutkan diatas

3. Bersiap menyembelih

Letakkan pisau yang sangat tajam pada leher hewan qurban, lalu lakukan gerakan menyayat tanpa mengangkat pisau sedikit pun.

Ketika menyembelih, diwajibkan memutuskan tiga saluran yaitu pembuluh darah, saluran pernapasan dan saluran makanan.

4. Gantung hewan qurban

Setelah memastikan benar-benar telah mati, gantung hewan qurban tersebut. Posisinya adalah kaki belakang diikat ke atas dan kepalanya menghadap ke tanah.

Hal ni dilakukan agar darah dapat keluar secara sempurna dari tubuh sang hewan guna mencegah terjadinya kontaminasi silang.

Diyakini dengan posisi ini memudahkan proses selanjutnya dan membuat hewan tidak amis setelah diolah.

5. Ikat saluran makanan dan anus

Selanjutnya ikat saluran makanan serta bagian anus. Hal ini dilakukan guna memastikan isi lambung dan usus tidak mencemari daging

6. Pengulitan

Kemudian kuliti hewan secara bertahap, caranya adalah dimulai dengan membuat sayatan di tengah sepanjang kulit dada, perut hingga kaki tengah.

7. Keluarkan isi rongga dada dan perut

Setelah proses pengulitan selesai, keluarkan isi rongga dada dan perut. Lakukanlah dengan hati-hati untuk memastikan usus dan lambung tidak tergores atau robek.

8. Memilah jeroan

Pilah bagian jeroan seperti hati, paru, limpa, jantung, ginjal, lambung, usus, dan esofagus (kerongkongan).

9. Pemeriksaan kondisi

Periksa kondisi daging, jeroan, dan kepala. Akan lebih baik lagi jika dilakukan oleh dokter hewan.

10. Pengepakan

Selanjutnya, daging dipindahkan ke tempat khusus atau kemas dengan kantong plastik.

11. Tahap akhir

Cucilah bagian jeroan tadi hingga bersih. Kemudian untuk limbahnya dibuang pada tempat yang tidak mencemari lingkungan.

Baca Juga : Doa Berbuka Puasa

Manfaat Menyembelih Hewan Qurban

1. Melaksanakan sunnah Nabi Ibrahim AS

Ibadah kurban adalah perintah dalam agama Islam sekaligus mengingat dan mengikuti sunnah Nabi Ibrahim Alaihis Salam

2. Meningkatkan ketaqwaan

Berqurban merupakan bentuk ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan meningkatkan ketaqwaan menandakan seorang umat muslim tunduk kepada Allah dan mengabdi kepada Nya.

3. Mendapatkan ampunan 

“Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu” (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

4. Disucikan diri dan hartanya

Berqurban adalah bentuk sedekah. Sedekah secara manfaat mampu mensucikan diri dan harta.

5. Kemudahan meniti shirat kelak

“Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Kurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan Kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) kurban itu.” (HR.Al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim),  dalam riwayat lain “Muliakanlah kurban kamu karena ia menjadi tunggangan kamu di titian (shirat) pada hari kiamat.”

6. Meningkatkan kasih sayang sesama

Qurban yang telah kita sembelih akan dibagikan kepada orang-orang disekitar kita. Yang akan menimbulkan rasa senang bagi yang menerima, sehingga terciptalah rasa kasih sayang, merekatkan hubungan serta menjadi wujud kerukunan

Demikianlah penjelasan tentang doa menyembelih hewan qurban. Menyedekahkan sebagian dari apa yang kita miliki tidak akan membuat harta kita berkurang.

Bahkan Allah menjanjikan untuk menggantinya dengan yang lebih dari apa yang kita keluarkan.  Wallahu a’lam bish shawab.

Doa Pembuka Rezeki

Neny S.
5 min read

Doa Ketika Sakit

Neny S.
5 min read

Doa Ketenangan Hati

Neny S.
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *