Sholat Istikhoroh

Sholat Istikhoroh

Dalam menjalani kehidupan di dunia ini, pasti pernah dihadapkan pada sebuah masalah yang rumit.

Ketika kita harus mengambil keputusan yang tepat, akan sangat bijak jika kita melibatkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalamnya.

Salah satu caranya menjalankan sholat istikhoroh.

Defenisi Sholat Istikhoroh

Secara umum, sholat istikhoroh adalah sholat untuk meminta petunjuk atas pilihan yang kita hadapi, agar diberikan jawaban terbaik.

Beberapa orang beranggapan, sholat istikhoroh artinya sholat untuk memilih jodoh.

Sebenarnya bukan hanya tertuju pada perkara memilih jodoh saja, namun berbagai pilihan hidup yang dirasa sulit.

Dengan melakukan sholat istikhoroh harapannya Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan petunjuk atau kemantapan, sehingga dapat mengambil keputusan terbaik.

Peran Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan sangat menentukan kelanjutan dari keputusan tersebut.

Sholat istikhoroh adalah sholat yang ditujukan untuk meminta petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas apa yang membuat kita merasa ragu atau bingung ketika harus memilih suatu hal.

Masalah yang bisa kita mintakan tidak terbatas pada satu hal saja, namun bisa apa saja selama kita merasa bimbang, ragu, dan belum mantap.

Waktu Sholat Istikhoroh

Kita bisa mengerjakan sholat istikhoroh pada waktu siang maupun malam, kecuali di waktu yang dilarang melaksanakan sholat sunnah.

Beberapa ulama mengatakan, waktu yang tepat untuk menjalankan sholat istikhoroh ini adalah di sepertiga malam.

Tidak ada aturan baku kapankah sholat ini bisa dilaksanakan. Anjuran waktu sholat di sepertiga malam didasarkan pada Hadits Riwayat Imam Bukhari dan Muslim.

Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

“Pada setiap malam, Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan turun hingga ke langit dunia, sampai waktu akhir di sepertiga malam”.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkata :

“Apakah ada dari hamba-Ku yang membuat permintaan, sehingga akan Aku berikan apa yang diminta? Adakah di antara hamba-Ku yang berdoa, sehingga akan Aku kabulkan? Adakah di antara hamba-Ku yang mohon ampun, sehingga akan aku ampuni dosanya?”

Jumlah Rakaat Sholat Istikhoroh

Sholat istikhoroh termasuk pada ibadah sholat sunnah yang dikerjakan sebanyak 2 rakaat.

Tata cara urutannya sama dengan tata cara ketika kita melaksanakan sholat wajib atau sholat sunnah 2 rakaat yang lain.

Tata Cara Sholat Istikhoroh

Tata cara sholat istikhoroh adalah urutan dan panduan yang harus kita ikuti ketika mengerjakan sholat.

Urutan dalam sholat harus diperhatikan dan tidak boleh tertukar atau terlewatkan. Lantaran sifatnya, rukun sholat harus dikerjakan secara sempurna.

Rakaat Pertama

  1. Niat untuk sholat istikhoroh.
  2. Takbiratul ikhram dengan mengangkat kedua tangan.
  3. Membaca bacaan doa iftitah, bacaan ini sunnah namun dianjurkan untuk dibaca.
  4. Membaca surat Al-Fatihah dengan benar.
  5. Membaca salah satu surat atau ayat Al-Quran. Beberapa sumber mengatakan untuk lebih disarankan membaca surat Al-Kafirun.
  6. Ruku yang disertai tuma’ninah.
  7. I’tidal dengan sempurna.
  8. Sujud pertama beserta bacaan doa sujud.
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  10. Sujud kedua beserta bacaan doa sujud.
  11. Berdiri kembali secara sempurna, untuk melanjutkan rakaat kedua.

Rakaat Kedua

  1. Membaca surat Al-Fatihah.
  2. Membaca salah satu surat atau ayat Al-Quran. Beberapa sumber mengatakan untuk lebih disarankan membaca surat Al-Ikhlas.
  3. Ruku dengan tuma’ninah.
  4. I’tidal dengan sempurna.
  5. Sujud pertama beserta bacaan doa sujud.
  6. Duduk di antara dua sujud.
  7. Sujud kedua beserta bacaan sujud.
  8. Duduk tahiyat akhir dan membaca doa tahiyat.
  9. Membaca doa sholat istikhoroh.

Baca juga : Doa Setelah Sholat

Keutamaan Sholat Istikhoroh

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam mengajarkan untuk melaksanakan sholat istikhoroh, dalam menghadapi segala macam urusan.

Pada Hadits Riwayat Ahmad, Al-Bukhari, Ibn Hibban, Al-Baihaqi dan lainnya disebutkan bahwa Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

“Apabila salah satu di antara kalian akan menjalani sesuatu, sebaiknya kerjakan terlebih dahulu sholat dua rakaat selain fardhu”.

Baca juga : Sholat Hajat

Keutamaan dari sholat istikhoroh ini sebagai berikut.

  1. Menenangkan Diri

Kondisi pikiran dan hati yang panik, tergesa-gesa, dan bingung, tidak akan menguntungkan kita ketika menghadapi suatu masalah.

Dengan mengerjakan sholat istikhoroh, maka kita akan mendapatkan hati dan pikiran yang tenang.

Keadaan ini akan lebih membantu kita untuk menentukan pilihan dan mengambil keputusan. Pikiran jadi lebih terbuka dan bijak pada pilihan yang ada.

  1. Menyerahkan Hasil Kepada Allah

Menjalankan sholat istikhoroh, berarti kita telah menyerahkan semua hasil kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita meyakini bahwa Allah akan memberikan jawaban terbaik, atas apa yang kita pinta.

Ketika menjalankan sholat, kita harus benar-benar pasrah dan jangan memaksakan untuk meraih sesuai dengan yang diinginkan.

Pasrahkan, dan yakinlah Allah Subhanahu Wa Ta’ala membimbing dan memberikan yang terbaik menurut-Nya.

  1. Menjauhi Bisikan Syetan

Biasanya ketika hati tidak tenang, gelisah, gundah, maka setan akan lebih semangat menggoda manusia untuk melakukan hal yang tidak seharusnya.

Padahal, jika kita mendengarkan bisikan setan, bisa saja malah menjerumuskan diri sendiri pada keputusan yang salah.

Sholat istikhoroh ini akan membantu kita agar terhindar dari bisikan setan yang menyesatkan.

Setan akan senantiasa berusaha untuk menjauhkan kita dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui berbagai cara.

Saat kegundahan sangat terasa, lebih baik kita melaksanakan sholat istikhoroh.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran telah memerintahkan hamba-Nya untuk menjauhi perbuatan munkar.

Bisikan setan adalah pemicu agar manusia berbuat keji. Sholat inilah yang akan menjauhkan kita dari godaan setan.

  1. Memberikan Kemantapan Hati

Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam memberikan ketetapan kepada hamba-Nya bukan secara tiba-tiba, namun berproses.

Sholat istikhoroh juga memiliki fungsi untuk memberikan rasa mantap di hati, atas apa yang telah menjadi pilihan.

Sholat istikhoroh ini tidak hanya dilaksanakan dalam satu kali, namun harus diulang-ulang hingga kita merasa mantap.

Melaksanakan sholat istikhoroh berulang kali, juga akan lebih memberikan kemantapan hati. Lantaran bisa saja kita masih mengikutkan keinginan sendiri, sehingga lebih cenderung gundah gulana.

Kemantapan hati ini bisa kita dapatkan, hanya jika benar-benar melaksanakan sholat istikhoroh dengan ikhlas dan menyerahkan semuanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

  1. Memilih atas Pertimbangan Agama

Pada suatu ayat Al-Quran QS. Ali Imran ayat 154, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya :

“Sesunguhnya seluruh urusan itu ditangani oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala”

Ayat tersebut secara harfiah menjelaskan bahwa apapun yang menjadi urusan hamba-Nya ada di tangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Untuk itulah, ketika kita merasa memiliki masalah untuk meminta solusi, mantapkan hati hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Berdasarkan ayat tersebut, bisa juga diambil kesimpulan bahwa apapun yang telah dipilihkan dan diusahakan, semua harus atas pertimbangan agama sebagai dasar.

Tanpa melaksanakan sholat istikhoroh, dikhawatirkan kita akan mengambil kesimpulan yang salah, tanpa mempertimbangan agama.

Tentu saja, hal ini akan merugikan diri sendiri karena bisa terjerumus ke hal yang tidak baik.

Menjalankan sholat istikhoroh, berarti kita telah ikhlas dengan niat yang lurus hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Apabila kita telah memasrahkan semuanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas apa yang terjadi pada diri kita, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan petunjuk terbaik.

Sholat istikhoroh membantu proses kehidupan kita menjadi lebih baik di jalan yang diridai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *