Sholat Sunnah Rawatib

Sholat Sunnah Rawatib

Ada banyak sholat sunnah yang bisa kita kerjakan untuk menambah amalan selain dari ibadah wajib, salah satunya yaitu sholat sunnah rawatib.

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam tidak pernah meninggalkan amalan ibadah sholat sunnah ini selama hidupnya.

Karena Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam selalu menjalankan sholat sunnah rawatib, baik ketika bepergian atau sedang tidak melakukan bepergian jarak jauh.

Pengertian Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah ini jika diamalkan akan memberikan banyak sekali keutamaan. Terutama akan lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Sehingga hidup kita akan menjadi lebih terkontrol dan dijauhkan dari berbagai hal yang menjurumuskan ke dalam perilaku negatif.

Sholat rawatib yaitu sholat sunnah yang di laksanakan 2 rakaat sebelum dan sesudah sholat fardhu lima waktu.

Ada dua macam sholat rawatib yang dianjurkan Rasulullah yaitu sholat sunnah rawatib mu’akkad dan sholat sunnah rawatib ghoiru mu’akkad.

Tentunya kedua sholat sunnah rawatib ini memiliki niat yang berbeda.

Sholat Sunnah Rawatib Mu’akkad

Sholat sunnah ini merupakan salah satu sholat sunnah yang diamalkan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam dan sangat dianjurkan untuk kita amalkan.

Ada pun jumlah rakaatnya yaitu sebagai berikut:

  • Sebelum sholat subuh dua rakaat.
  • Sebelum sholat dzuhur dua atau empat rakaat.
  • Sesudah sholat ashar dua atau empat rakaat.
  • Sesudah sholat magrib dua rakaat.
  • Sesudah sholat isya dua rakaat.

Pembahasan mengenai jumlah rakaat  ini diriwayatkan dalam hadist At-Tarmidzi dan An-Nasa’i.

Sedangkan menurut Aisyah Radhiyallahu `anhu menyampaikan bahwa Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda bahwa :

“Barang siapa yang tidak melewatkan 12 rakaat sholat rawatib, maka Allah sudah menjamin dan akan membuatkan rumah di syurga.”

Di antaranya adalah 4 rakaat sebelum dan sesudah sholat dzuhur, 2 rakaat sesudah sholat maghrib, 2 rakaat sesudah isya dan yang terakhir 2 rakaat sebelum sholat subuh” (Hadist Riwayat At Tarmidzi no 414 dan An-Nasa’I no.1794)

Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Mu’akkad

Sedangkan pengertian dari sholat sunnah rawatib ghoiru mu’akkad yaitu sholat sunnah rawatib yang tidak begitu dianjurkan untuk di kerjakan.

Ada pun jumlah rakaatnya yaitu sebagai berikut:

  • Sebelum sholat ashar dua rakaat atau empat rakaat (jika melakukan empat rakaat, maka di kerjakan dengan dua kali salam).
  • Sebelum sholat maghrib dua rakaat.
  • Sebelum sholat isya dua rakaat.

Perlu kita ketahui bahwa sholat rawatib yang dianjurkan untuk di kerjakan 4 rakaat, maka harus dilakukan dengan dua kali salam sesuai dengan penjelasan As-Syaikh Muhammad bin Ustaimin Rahimahullah.

Baca juga : Sholat Sunnah Subuh

Sholat sunnah rawatib di dalamnya terdapat salam, seseorang yang mengerjakan 4 rakaat, maka di tengah-tengahnya harus terdapat 2 salam bukan 1 salam, berdasarkan sabda Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam:

“sholat sunnah yang di kerjakan pada siang atau malam hari sebaiknya di kerjakan setiap dua rakaat salam.”

(Majmu Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/288).

Hukum dan Waktu Sholat Sunnah Rawatib

Berdasarkan anjuran yang telah ditegakkan, bahwa hukum sholat sunnah rawatib ada dua yaitu sholat sunnah rawatib mu’akkad dan sholat sunnah ghoiru mu’akkad.

Dari kedua amalan tersebut memiliki niat yang berbeda. Karena sholat sunnah rawatib mu’akkad merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk di kerjakan.

Sementara sholat sunnah rawatib ghoiru mu’akkad merupakan amalan ibadah sunnah yang kurang dianjurkan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini yaitu sebuah dasar hukum untuk mengerjakannya.

Dari Abdullah bin Mughaffal Al Muzani dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:“ Di antara setiap dua adzan (azan dan iqamah) itu ada shalat (sunnah).” Beliau mengulanginya hingga tiga kali. Dan pada kali yang ketiga beliau bersabda, “ Bagi siapa saja yang mau mengerjakannya.” (HR. Al-Bukhari no. 588 dan Muslim no. 1384)

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dia berkata:

“ Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berupa shalat sunnah sepuluh rakaat yaitu; dua rakaat sebelum shalat zuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah shalat maghrib di rumah beliau, dua rakaat sesudah shalat isya’ di rumah beliau, dan dua rakaat sebelum shalat subuh.” (HR. Al-Bukhari no. 937, 1165, 1173, 1180 dan Muslim no. 729)

Dari Aisyah radhiallahu ‘anhu dia berkata: “ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan shalat sunnah empat rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat sebelum shalat subuh”. (HR. Al-Bukhari no. 1183)

Baca juga : Bacaan Doa Setelah Sholat

Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

Di antara sholat-sholat sunnah yang lainnya, sholat ini memiliki keutamaan tersendiri. Hadistnya yaitu sebagai berikut:

“Barang siapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di syurga.”

Menurut hadist tersebut memang sangat menakjubkan, bahwa keutamaan menjalankan sholat rawatib sangat luar biasa bagi yang istiqomah mengerjakannya.

Itu sebabnya sholat sunnah ini sangat dianjurkan untuk di kerjakan. Berikut ini beberapa keutamaannya bagi umat muslim:

  1. Mendapat Pahala yang Besar

Salah satu keutamaan menjalankan sholat rawatib yaitu akan mendatangkan sebuah pahala yang besar dan Allah akan menjamin membuatkan rumah di syurga.

Untuk itu, maka manusia diberi ganjaran yang sangat besar jika menjalankan amalan sholat sunnah ini.

Untuk bisa masuk surganya Allah, maka kita dianjurnkan menjalankan hal yang wajib dengan diikuti amalan ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah salah satunya yaitu menjalankan sholat rawatib.

  1. Mengkondisikan Diri Menjadi Jauh Lebih Baik

Dengan mengerjakan sholat sunnah rawatib secara rutin, maka kita akan memperoleh pengondisian diri menjadi lebih baik.

Karena pada dasarnya merupakan suatu aktifitas yang mampu mendatangkan energy positif pada diri kita.

Hal ini dikarenakan kegiatan spiritual kita yang terisi dengan mengerjakan ibadah sholat wajib dan sholat sunnah dengan khusuk.

Kita akan terlahir kembali agar menjadi lebih baik terhadap spiritual keagamaan sehingga bisa selalu mawas diri.

  1. Menjalankan Sunnah Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam

Agar menjadi umat Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam yang sejati, maka jangan hanya sebagai identitas sebagai umatnya saja.

Itu sebabnya kita dianjurkan mencontoh perilaku Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam, meneladani dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tidak cukup, jika kita hanya mengaku sebagai umatnya saja. Namun kita sebagai umatnya harus konsisten untuk selalu menjalankan ibadah sholat sunnah agar bisa mendapatkan keutamaannya.

  1. Menjadi Hamba yang Bersyukur

Dengan memperbanyak mengerjakan sholat rawatib, maka akan menjadikan kita sebagai hamba yang lebih banyak bersyukur. Karena dari lantunan bacaan sholat dan zikir akan menjadikan hati lebih tenang.

  1. Tidak Menjadikan Manusia Terlena karena Nikmat Dunia

Sholat ibarat sebagai alarm, karena dengan menjalankan sholat maka mengingatkan kita akan hakikatnya hidup di dunia.

Lantunan doa dan dzikir yang kita baca pada saat sholat akan mengkondisikan kita untuk menerapkan amalan yang mengarahkan kepada kehidupan akhirat kelak, jadi bukan hanya urusan duniawi saja.

Maka dari itu, dengan menjalankan sholat sunnah dengan iqtiqomah maka akan banyak mengingatkan kita untuk kehidupan di akhirat, sehingga tidak mudah terlena dengan kehidupan duniawi.

Dari penjelasan mengenai pengertian, hukum, waktu pelaksanaan dan keutamaan sholat sunnah rawatib yang dijelaskan di atas.

Semoga dapat menambah ilmu pengetahuan bagi kita agar lebih meningkatkan iman dan takwa dengan menambah amalan ibadah sunnah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *