Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

6 min read

Gambar orang sedang sholat taubat nasuha

Setiap manusia pasti sudah pernah berbuat salah dan dosa. Namun, Allah Subhanallahu Wa Ta’ala yang menciptakan semesta alam ini memiliki sifat Ar-Rahman.

Allah Subhanallahu Wa Ta’ala sangat menyayangi hamba-Nya yang mau sungguh-sungguh melakukan sholat taubat.

Maka sangat penting untuk tahu agar bisa menerapkannya dengan benar.

Pengertian Sholat Taubat

Jika seseorang mau menyadari bahwa ia telah melakukan sebuah kesalahan, maka solusi terbaiknya yaitu bertaubat dengan sungguh-sungguh dan komitmen pada diri sendiri untuk tidak mengulanginya lagi.

Bagi siapa saja yang telah berbuat dosa sebaiknya segera menyadari dan waktunya yang tepat yaitu dengan melakukan sholat taubat secara bersungguh-sungguh.

Menurut bahasa, kata taubat berarti kembali. Sedangkan menurut istilah, kata taubat berarti kembali ke jalan yang sesuai Syariat Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Kembali dijalan Allah Subhanallahu Wa Ta’ala dapat dilakukan dengan cara mengakui segala kesalahan dan menyesali dengan serius atas semua perbuatannya dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi.

Dengan mengetahui tata cara sholat taubat yang shohih, maka seseorang bisa melakukan taubat untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Ini merupakan tindakan yang sangat terpuji, agar seseorang kembali ke jalan yang benar dan benar serta diampuni dosa-dosanya oleh Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Tujuan utama sholat taubat yaitu mendekatkan diri kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala untuk memohon maaf atas kesalahan yang telah diperbuat.

Sholat taubat adalah salah satu jenis sholat sunnah nafilah, dimana sholat ini tidak dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah.

Setiap orang yang merasa pernah melakukan perbuatan salah, sebaiknya segera melakukan sholat taubat sendiri agar lebih berkonsentrasi dan fokus untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Manfaat dari sholat taubat yaitu untuk menghapus segala dosa-dosa yang telah dilakukan. Jika seseorang melakukan dosa dan tidak segera bertaubat, maka ia menyesal di alam akhirat kelak.

Jadi, selama Allah memberikan kesempatan kita untuk bernafas, maka kesempatan untuk melakukan taubat masih terbuka lebar yaitu dengan melakukan sholat taubat dan memperbanyak istighfar.

Kenapa Harus Sholat Taubat?

Sholat sunat taubat dilakukan sebagai wujud rasa penyesalan atas perbuatannya yang telah melanggar larangan Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Tujuannya untuk kembali di Jalan Allah, agar memiliki kehidupan yang lebih baik kedepannya. Sholat taubat yang dianjurkan yaitu sholat sunat taubat nasuha.

Jika seseorang memiliki niat yang tulus dan mengerjakan sholat sunat taubat dengan semurni-murninya, maka ia hidupnya akan lebih tenang. Kita bisa mempelajari niat dan tata cara sholat taubat pada pembahasan berikut ini.

Waktu Sholat Taubat Nasuha

Sebelum mengetahui tata cara sholat taubat, kita harus mengetahui kapan waktu yang tepat bisa melakukan sholat taubat.

Sholat sunnah yang satu ini bisa dikerjakan kapan saja, berbeda dengan sholat wajib karena jadwal sholatnya sudah ditentukan.

Baca juga : Sholat Sunnah Subuh

Berdasarkan beberapa pendapat ulama besar dan para ustadz waktu mengerjakan sholat taubat sesuai sunnah rasul yang terbaik yaitu pada waktu sepertiga malam terakhir bersamaan dengan sholat tahajud.

Meskipun begitu, sholat sunnah taubat juga bisa dilakukan pada waktu siang. Akan tetapi, ada waktu-waktu tertentu yang diharamkan untuk melakukan sholat taubat.

Berikut ini waktu-waktu yang diharamkan untuk melakukan sholat taubat:

  • Waktu diantara sholat ashar hingga matahari terbenam.
  • Diantara sholat ashar sampai dengan matahari terbenam.
  • Ketika posisi matahari berada di tengah-tengah persis sampai condong.
  • Pada saat terbitnya fajar sampai dengan matahari terbit.
  • Menjelang matahari mulai terbenam sampai dengan benar-benar terbenam sempurna.
  • Ketika matahari mulai terbit sampai naik sepenggalan.

Tata Cara Sholat Taubat dan Bacaannya

Tata cara melakukan sholat taubat sama halnya dengan tata cara melakukan sholat fardhu. Hanya saja yang membedakan yaitu waktu pengerjaannya, niat dan bacaan doanya.

Sedangkan jumlah rakaatnya sama dengan sholat sunnah yang lainnya, karena bisa dilakukan 2 rakaat, 4 rakaat atau 6 rakaat dan dilakukan setiap dua rakaat satu salam.

Sebelum mengerjakan sholat taubat nasuha, maka syarat utama yang harus dilakukan yaitu sama seperti ketika akan melakukan sholat fardhu yaitu bersuci.

Baik dari hadas besar dan kecil atau banyak orang menyebutnya yaitu mandi taubat, menutup aurat dan mengerjakan sholat di tempat yang suci.

Niat sunnah taubat harus menghadirkan keinginan yang serius untuk bertaubat dari berbagai perbuatan dosa yang pernah dilakukan.

Setelah itu, baru dilanjutkan dengan berwudhu dan mendirikan sholat taubat 2 rakaat.

Urutan sholat taubat nasuha:

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Doa iftitah
  4. Surat Al-Fatihah
  5. Membaca surat dari Al-qur’an sesuai kemampuan
  6. Rukuk
  7. I’tidal
  8. Sujud
  9. Duduk diantara sujud
  10. Sujud yang ke dua
  11. Bangun dan ulangi lagi mulai dari ututan 1 sampai 10.
  12. Tasyahud akhir
  13. Salam
  14. Membaca doa

Adapun teknis pelaksanaannya scara lengkap adalah sebagai berikut :

Niat

Niat shalat taubat seperti halnya pendapat para jumhur ulama, bahwa tidak ada ketentuan ataupun lafadz khusus. Cukup dengan keinginan untuk bersungguh-sungguh melaksanakan shalat taubat saja.

Takbiratul Ihram

Gambar Takbir Sholat Taubat

Posisikan tangan seperti gambar diatas, seraya mengucap “Allahu Akbar”, kemudian tangan diposisikan bersedekap, seperti pada gambar dibawah.

Gambar bersedekap Sholat Taubat

Doa iftitah, namun tidak diwajibkan

Selanjutnya bisa membaca do’a iftitah sebagaimana biasa.

Surat Al Fatihah

alfatihah

Membaca surat Al-Qur’an

Dilanjutkan membaca salah satu surat atau ayat dari Al-Qur’an

Ruku’

Mengangkat tangan ke samping telinga seperti pada posisi takbiratul ihram seraya mengucap “Allahu Akbar” (selanjutnya akan disebut takbir), kemudian melakukan gerakan rukuk seperti pada gambar dibawah.

Gambar rukuk Sholat Taubat

Tangan keduanya menggengam lutut, mata memandang tempat sujud, punggung dan kepala rata, kemudian membaca doa:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal azhiimi wa bi hamdih 3x

“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan segala puji bagi-Nya.”

I’tidal

Sambil berdiri melakukan takbir lagi, seraya mengucap “Allahu Akbar”

Gambar i'tidal Sholat Taubat

Saat i’tidal diperintahkan membaca doa :

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Robbanaa walakal hamdu

“Wahai Tuhan kami, bagiMu segala puji.” (HR. Bukhari & Muslim)

Sujud

Kembali melakukan takbir kemudian melakukan posisi sujud seperti pada gambar dibawah.

Gambar sujud Sholat Taubat

Kemudian membaca doa :

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih 3x

“Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagiNya.”

Duduk diantara sujud

Setelah sujud kemudian mengambil posisi duduk seraya mengucap “Allahu Akbar” (tanpa gerakan tangan takbir)

Gambar duduk di antara 2 sujud Sholat Taubat

Seraya membaca :

رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَارْفَعْنِى

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warzuqnii warfa’nii

“Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, penuhilah kebutuhanku, berilah aku petunjuk dan tinggikanlah aku.” (Abu Dawud)

kemudian melanjutkan sujud yang kedua. Sama seperti posisi dan bacaan sujud sebelumnya.

Selanjutnya bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua, melakukan gerakan dan bacaan sama persis hingga kembali pada gerakan sujud kedua.

Tasyahud akhir

Ketika selesai sujud kedua (rakaat kedua) kemudian melakukan doa tasyahhud akhir dengan cara duduk tasyahhud (tahiyat) akhir. Posisinya seperti gambar berikut :

Gambar tahiyat akhir Sholat Taubat

Hendaknya tangan kiri diletakkan di atas paha kiri dengan posisi jari-jari tangan yang terkembang, dan meletakkan tangan kanan di paha kanan seraya menegakkan jari telunjuk kanan dimulai dari awal tasyahhud (Atahiyat), kemudian membaca :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibrahim wa ‘alaa aali Ibrahim innaka hamiidummajiid. Allahumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibrahim wa ‘alaa aali Ibrahimm innaka hamiidum majiid.

“Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Bukhari)

Salam

Terakhir adalah salam (mengucap assalaamu’alaikum wa rahmatullaah), yang diikuti dengan menoleh ke kanan pada saat mengucap kata ‘wa rahmatullah’ yang pertama dan menoleh ke kiri pada saat mengucapkan kata ‘wa rahmatullah’ yang kedua.

Gambar Salam Sholat Taubat

Membaca doa setelah sholat taubat

Untuk mengharap ampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala perbuatan dosanya, maka kita dianjurkan untuk memperbanyak bacaan istighfar setelah menjalankan sholat taubat.

Doa Setelah Sholat Taubat Nasuha

Untuk menyempurnakan setelah sholat taubat sebaiknya membaca doa dan memperbanyak bacaan istighfar.

Selain meminta ampun kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala, kita juga dianjurkan untuk banyak berdzikir Asma-Nya. Istighfar dibawah ini sebaiknya dibaca setelah mengerjakan sholat taubat.

Astaghfirullahal Ladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyuumu Wa Atuubu Ilaihi.

“Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”

Bacaan istighfar di atas hendaknya dibaca 100x atau lebih sambil diresapi dalam hati untuk memohon keridhaan Allah, agar diampuni atas segala dosa-dosa yang telah diperbuat.

Selain memperbanyak bacaan istigfar, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak bacaan tasbih sebagai berikut:

Subhanallahi Wa Bihamdihi.

“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

 Jika sudah mengamalkan bacaan istighfar dan tasbih sesuai sunnah, kita bisa melanjutkan dengan membaca doa yang dianjurkan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam berikut ini.

Allahumma Anta Robbii Laa Ilaaha Illaa Anta, Kholaqtanii Wa Ana ‘Abduka Wa Ana ‘Ala ‘Ahdika Wa Wa’dika Mastatho’tu. A’udzu Bika Min Syarri Maa Shona’tu, Abuu-U Laka Bini’matika ‘Alayya, Wa Abuu-U Bi Dzanbii, Faghfirlii Fainnahuua Laa Yaghfirudz Dzunuuba Illa Anta.

“Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yangg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan.”

Baca juga : Bacaan Doa Setelah Sholat

Bagi kita yang melakukan sholat taubat, maka akan mendapatkan banyak keutamaan. Tentunya kita harus menerapkan tata cara sholat taubat yang benar dan berniat sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya.

Baca juga : Manfaat Sholat Dhuha

Jadi, tidak hanya berusaha untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat dan dosa yang dulu dilakukan.

Akan tetapi, sesuai sunnah harus banyak bersedekah karena sedekah merupakan salah satu cara terbaik untuk menghapus dosa-dosa seseorang.

Dari pengertian sholat sunat taubat, tata cara sholat taubat yang benar hingga bacaan niat, bacaan doa lengkap dengan artinya dan keutamaan yang dijabarkan di atas.

Kesimpulan

Didalam proses menuju taubatan nasuha atau taubat yang bersungguh-sungguh, yang terpenting adalah tidak mengulangi lagi perbuatan maksiat yang dulu pernah diperbuat. Dan tidak pula menambah yang baru.

Tentunya diiringi dengan melaksanakan perintah Allah terutama menjalankan ibadah shalat 5 waktu lengkap, bukan hanya melaksanakan shalat maghrib saja yang jumlah rakaatnya ringan, tetapi wajib kesemuanya.

Seperti halnya shalat subuh yang waktunya adalah subuh hari, dimana kadang mata terasa masih sangat berat, menjalankan ibadah bisa menjadi sangat ringan dan nikmat apabila kita memperbesar rasa cinta kita kepada Allah.

Akan lebih baik jika kita sempatkan dulu untuk memulai hari dengan melaksanakan shalat sunnah subuh sebelum shalat wajib subuh. Yangmana manfaatnya lebih besar dari dunia dan seisinya.

Pada pagi harinya ditengah kesibukan kita, bisa kita sempatkan untuk melaksanakan shalat dhuha beserta bacaan doa shalat dhuha, karena shalat dhuha memiliki manfaat yang luar biasa untuk memperlancar hari kita.

Demikianlah penjelasan mengenai tata cara shalat taubat nasuha. Semoga bisa menambah pengetahuan kita dan memberikan motivasi untuk bisa melaksanakan sholat sunnah taubat.

Agar diampuni atas segala dosa-dosa yang pernah dilakukan dan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala. Aamiin.

Sholat Hajat

Neny S.
3 min read

Sholat Tahiyatul Masjid

Neny S.
4 min read

Sholat Sunnah Rawatib

Neny S.
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *